Dari : Edward Tanasele, Mahasiswa Universitas Patimura, Ambon - Maluku
Secara logika seorang Mahasiswa pada saat saya mendapat brosur ini, saya sangat tidak yakin dan secara akal sehat saya mengatakan tidak masuk logika dan jelas-jelas ini penipuan, bohong besar, lembaran ini saya campakkan begitu saja diruang perpustakaan, selang dua minggu kemudian saya mendapat lagi brosur ini di angkot jurusan Batu Merah dan Hampir Semua penumpang mendapatkanya juga. Akhirnya saya penasaran dan mencoba karena tuntutan uang kuliah, pas sekali saya telah memiliki kartu ATM. Setelah saya menabung segera saya edarkan kepada teman-teman kuliah saya serta teman-teman masa SMU. Banyak ejekan yang di lontarkan tetapi saya tidak putus asa, satu bulan kemudian saya cek ATM hanya terdapat saldo Rp. 640.000,- saya agak pesimis, harapan jutaan rupiah jauh dari angan-angan, saya merenung dan membaca ulang brosur investasi ini, disana dikatakan harus sabar dan terus menyebarkan. Kemudian saya foto copy kembali dan mengirim banyak kepada semua orang yang saya kenal. Setelah 1 bulan saya cek kembali Puji Tuhan, saldo saya ada Rp. 72.000.000,- HEBAT LUAR BIASA!!!.. saya perlihatkan buku tabungan saya ke rekan-rekan kuliah mereka sekarang baru percaya dan berebut untuk ikut program investasi perencanaan keuangan ini. Sekarang saldo saya sudah mencapai ratusan juta rupiah, tepatnya Rp. 692.550.000,- saya mahasiswa terkaya di Universitas Patimura Ambon dan sebuah Kijang Inova baru sudah saya beli. Saya berencana melanjutkan program S2 di Sidney – Australia. Kepada rekan-rekan pelajar jangan ragu mencoba, ini peluang luar biasa, god bless untuk Anda. Tuhan memberkati Saudara.